The Brand Master Class – Ada pertanyaan bagus dan menarik yang masuk ke DM saya, “Mas Dodi, kira-kira warna yang tepat untuk panduan warna industri Fashion Muslim?” Panduan secara TEPAT, bahwa warna-warna di bawah ini adalah pilihan untuk Fahion Muslim, itu TIDAK ADA.

Di bawah ini saya berikan 5 pertimbangan yang diperlukan untuk memilih warna dan dapat digunakan untuk market category lainnya, bukan hanya fashion muslim.

1| Segmen yang diambil.

Jual kerudung 99 rb.
Lihat iklan langsung beli.
Harga murah, ga banyak pertimbangan

Kalau jual kerudung 999 rb?
Lihat iklan
Mikirnya panjang
Pertimbangannya banyak

Nah…
Yang murah butuh warna cerah, biar “kelihatan” / stand out…

2| Sifat Kompetisi

Jual kerudung 99 ribu kompetitornya bisa jadi 350 brand

Jual kerudung 999 ribu kompetiornya bisa jadi hanya 35 brand

Nah, kalau kompetisinya cukup padat maka perlu “stand out”

3| Perhatikan Brand Personality

Kalau brand personality adalah GIRL CHICK maka butuh warna-warna yang mendukung.

Jika brand personalitynya adalah FEMINIM ELEGAN maka butuh warna-warna yang merepresentasikan.

Seperti klien Neyma Identtity & brand di bawah ini.

Amily Hijab, setelah melalui observasi baik dari sisi Psikografi segmennya (yang sering juga disebut dengan brand tribe) & produk-produknya, brand personality Amily Hijab yang tepat adalah Feminim Elegan.

Sedang visual identity yang ada Girl Chick. Dengan dasar itulah kami mengubahnya.

4| Pahami fungsi dari visual identity.
Dalam metodologi yang kami punya Neyma Way Canvas.

Ada 5 fungsi Visual Identity. Saya akan sebutkan salah 2 nya.
Pertama, sebagai PENARIK PERHATIAN. Kalau fungsi dari visual identity sebagai penarik perhatian, ya pokoknya harus terlihat ngejreeeeeng…
Ga usah mikirin filosofi-filosfian..

Contoh kategori yang menggunakan fungsi ini adalah Fast Moving COnsumer Goods, produk yang dapat dibeli di minimarket.
Pokoknya asal kelihatan mencolok udah beres… karena bertarungnya di rak.
Keputusan pembelian cepat, tanpa banyak pertimbangan.

Warna apa yang ngejreng?
Ya warna yang berbeda denga kompetitornya.
Cleo pakai warna orange, jadilah ngejreeeeeng…

AWAS !!!!
Jangan sampai asal beda aja. Harus ada pertimbangan lainnya yang perlu dikonsultasikan dengan profesional di bidangnya (kayak saran dokter aja… hehehee)

Kedua, sebagai pembentuk IMAGE.
Untuk menjadi stand out bukan hal penting.
Misalkan, brand-brand mahal belum tentu stand out. Tetapi dapat menyampaikan IMAGE prestigenya.

Sebuah brand pasti mengkrucut ke salah satu fungsi tersebut.

5| Perhatikan Industri & Categorinya.
Misalkan Industri Fast Moving Consumer Goods akan berbeda dengan Industri Manufaktur. Akan berbeda lagi jika Ritel.

Demikian 5 pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam memilih warna brand. Dengan catatan situasinya adalah brand tersebut belum lahir, atau sudah lahir tetapi belum banyak dikenal. Jika sudah banyak dikenal, tentu pertimbangannya lebih dari itu.

Semoga Bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published.